Setiap karya sastra memiliki unsur intrinsik dan ekstrinsik. Unsur intrinsik merupakan komponen-komponen yang membangun suatu karya sastra dari dalam.
Maksudnya adalah, komponen-komponen tersebut dapat ditemukan dalam karya sastra itu sendiri.
Unsur intrinsik dalam karya sastra mencakup 7 komponen berikut:
1. Tema
2. Alur / plot
3. Tokoh dan penokohan
4. Latar belakang/setting
5. Amanat / pesan moral
6. Sudut pandang/point of view
7. Gaya bahasa
Dalam novel The Pearl karya John Steinbeck, penulis akan memaparkan unsur-unsur intrinsik yang terkandung di dalamnya.
1. Tema
Tema yang diangkat dari novel The Pearl erat kaitannya dengan kondisi sosial ekonomi yang terjadi pada masa penulisan novel tersebut. Dalam novel, ada perbedaan yang jelas dalam hal status sosial dan ekonomi dikalangan masyarakat pesisir di teluk Meksiko. Novel The Pearl menggambarkan dengan jelas bagaimana perlakuan kaum kelas menengah atas terhadap kaum kelas bawah seperti para nelayan atau masyarakat yang tinggal di pesisir pantai. Kaum kelas atas seperti tokoh dokter, pendeta, dan pedagang mutiara memperlakukan masyarakat pesisir sebagai orang-orang yang miskin, tidak berkependidikan tinggi sehingga mereka diperlakukan seenaknya.
Dari kondisi yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini, maka wajar jika masyarakat pesisir ini mengalami banyak sekali konflik baik secara fisik maupun psikologis. Berangkat dari hal ini, ada beberapa tema yang dapat diangkat dari novel The Pear.
Pertama, tema diskriminasi sosial, kemudian ada lain yang berkaitan dengan konflik psikologis terutama yang dialami oleh tokoh utama novel ini. Mengapa konflik psikologis? Karena ada banyak sekali peristiwa yang dialami oleh tokoh utama yang menimbulkan konflik batin bahkan sampai mengerucut pada dilema.
Itulah beberapa tema yang dapat diangkat dari novel The Pearl karya John Steinbeck
2. Alur / plot
Will be updated soon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar